Berkencan dengan Datsun GO Panca 2015 - Review - Mobil123.com - Hi, selamat malam bersua kembali bersama blog info review mobil terbaik sesi kali ini kami akan membahas hal mengenai review mobil terlengkap test drive isuzu panther lihat selengkapnya Berkencan dengan Datsun GO Panca 2015 - Review - Mobil123.com Supaya mendapatkan berita berita lain nya yang pasti menarik, silahkan kunjungi web
Berkencan dengan Datsun GO Panca 2015 - Review - Mobil123.com - Hi, selamat malam bersua kembali bersama blog info review mobil terbaik artikel ini kami akan membahas hal mengenai review mobil terupdate Supaya mendapatkan informasi informasi lain nya yang pasti menarik, silahkan kunjungi web reviewmobil7.blogspot.com
SEMARANG - Persaingan di segmen Low Cost and Green Car (LCGC = mobil murah) semakin ketat. Selain kelebihan harga, tiap mobil LCGC layak ada kelebihan dibanding rival-rivalnya. Nah, itu kembali yang tentu dipikirkan oleh Datsun saat memberitahukan Datsun GO Panca 2015.
Untuk mendemonstrasikan kelebihan Datsun GO Panca 2015, aku pun mengujinya. Semarang menjadi ruang yang dipilih.
Di ibukota Jawa Tengah itu, aku diberi kesempatan untuk mengeksplorasi dengan mengeksploitasi hatchback yang menyasar anak cucu muda sebagai ambisi marketnya tersebut.
Apa saja yang menjadi kelebihan Datsun GO Panca dengan apa saja sektor yang menjadi kelemahannya? Mari kita bungkus bersama.
DESAIN EKSTERIOR
Secara desain, pada dasarnya Datsun GO+ Panca yang mengambil desain Multi Purpose Vehicle (MPV) dengan hatchback Datsun GO Panca ada basis sama. Bedanya, jok banjar ketiga Datsun GO+ Panca tidak sedia di dalam kabin GO Panca.
Tapi tetap saja, bila dilihat sekilas dari depan, mungkin orang akan salah sangka ajuk mobil ini sebagai Datsun GO+ Panca atas desain dengan bentuk grille ambang yang berpadu padan dengan lampu ambang dengan bumper memang masih sama.
Namun, bab desain (bagian) luar ini bagi aku merupakan salah ahad kelebihan Datsun GO Panca dibanding rival-rivalnya yang mengusung desain kurang membosankan.
Garis-garis desain Datsun GO Panca enak dipandang di cuilan ambang dengan ambai tegas bila dilihat dari samping. Nah, di cuilan belakang, sportivitas kembali diperlihatkan dengan aplikasi bumper buntut yang tampak segar. Penambahan diffuser dengan spoiler di cuilan buntut kembali yang pada akhirnya turut membantu membakar cuaca sporty saat melihatnya.
Bagusnya lagi, bila konsumen rendah puas dengan bab desain (bagian) luar ini, Datsun mencadangkan berbagai aksesori resmi yang bisa membuat penampilan Datsun GO Panca semakin mentereng.
INTERIOR
Masuk ke dalam kabin, tidak tampak perbedaan antara Datsun GO Panca dengan Datsun GO+ Panca. Bagi juru mudi bentuk cakra kemudi, panel indikator serta dashboard beserta sistem audionya dibuat sama dengan. Tampilan hal-hal tadi, dibuat sesederhana mungkin tapi enak dipandang serta mengedepankan ergonomi.
Penempatan dongkel perseneling di dashboard tengah dengan posisi dongkel rem parkir di mudik cakra kemudi sebelah kiri lagi secara langsung membuat kelapangan arakan ambang mobil ini memadai memuaskan. Ah ya, gaya dongkel rem parkir ini terkesan seperti mobil-mobil di era 1990-an.
Masalah akan kurang timbul saat mobil cukup diparkir, sebab, dongkel perseneling yang berada di mudik cakra kemudi sering kali menyentuh dengkul pengemudi.

Bagasi lapang di cuilan buntut lagi menjadi salah ahad kelebihan Datsun GO Panca. Dengan bagasi lega, penumpang bisa menempatkan berjibun barang. Koper ukuran cukup bisa dengan encer dimasukkan.
Legroom banjar kedua ala kadarnya untuk penumpang yang ada agung di tempat 170 cm.
PERFORMA
Mesin pun dinyalakan dengan deru mesin terdengar jelas. Kesenyapan kabin memang menjadi salah ahad kelemahan Datsun GO Panca. Suara mesin banyak terdengar jelas di kabin penumpang membuat kenyamanan kurang terganggu.
Gigi ahad dimasukkan, dengan mobil gandrung ke depan. Akselerasi awal mobil ini memadai responsif. Perpindahan gigi transmisi manual 5-speed di mesin HR12DE yang digendongnya terasa smooth.
Uniknya, untuk bab respon ini, aku merasa GO Panca kurang lebih agresif bila kita bandingkan dengan GO+ Panca.
Dan dengan dimensi panjang 3.785 mm, lebar 1.635 mm dengan agung 1.485 mm, Datsun GO Panca memadai lincah di ajak bermanuver. Aksi kemasukan selip di jalan pun bisa dilakukan dengan mudah. Begitu kembali saat layak memarkir di ruang sempit, tidak sedia kesulitan yang memadai berarti.
Jarak sumburoda (wheelbase) yang berada di angka 2.450 mm lagi membuat mobil ini becus memajukan kestabilan yang mumpuni. Melibas tikungan di kecepatan sedang, Datsun GO Panca tetap stabil.
Tapi saat layak berhadapan dengan tanjakan, pemilahan gigi rendah patut untuk dipertimbangkan. Karena bila menghadapi tanjakan cukup saja, Datsun GO Panca sering kali kekeringan nafas.
KESIMPULAN
Secara desain, mobil ini tampak ada keunggulan. Desain eksteriornya tidak membosankan dengan masih memancarkan aura baru nan stilysh. Ketika dipandang baik dari depan, samping ataupun buntut desain Datsun GO Panca tidaklah membosankan.
Begitu kembali di cuilan kabin, pemilahan warna dengan material sukses membuat mobil ini tampak tidak murahan. Di cuilan depan, posisi dongkel perseneling yang ditempatkan di dashboard dengan rem tangan di mudik kemudi membuat juru mudi dengan penumpang ambang mendapatkan keleluasaan saat sedia di dalamnya.
Bagasi mobil ini lagi termasuk kosong untuk ukuran mobil alit seperti Datsun GO Panca. Tapi legroom penumpang buntut terbatas.
Dan ahad lagi, masalah kelengangan kabin menjadi salah ahad keadaan yang layak segera dicarikan solusinya oleh Datsun.
Tapi masalah harga gaduh atas di antara Rp 85 - 99,9 juta.
Poin Plus
- Desain oke
- Kabin tidak terkesan murah
- Bagasi lapang
- Harga
Poin Minus
- Kesenyapan kabin
- Legroom untuk penumpang belakang
- Desain dengan posisi dongkel rem parkir
Sampai disini pembahasan perihal Berkencan dengan Datsun GO Panca 2015 - Review - Mobil123.com, semoga info ini dapat menghibur anda salam
tulisan ini diposting pada label test drive isuzu panther, review mobil suzuki ertiga, test drive isuzu v cross, , tanggal 10-09-2019
|https://reviewmobil7.blogspot.com|reviewmobil7}
SEMARANG - Persaingan di segmen Low Cost and Green Car (LCGC = mobil murah) semakin ketat. Selain kelebihan harga, tiap mobil LCGC layak ada kelebihan dibanding rival-rivalnya. Nah, itu kembali yang tentu dipikirkan oleh Datsun saat memberitahukan Datsun GO Panca 2015.
Untuk mendemonstrasikan kelebihan Datsun GO Panca 2015, aku pun mengujinya. Semarang menjadi ruang yang dipilih.
Di ibukota Jawa Tengah itu, aku diberi kesempatan untuk mengeksplorasi dengan mengeksploitasi hatchback yang menyasar anak cucu muda sebagai ambisi marketnya tersebut.
Apa saja yang menjadi kelebihan Datsun GO Panca dengan apa saja sektor yang menjadi kelemahannya? Mari kita bungkus bersama.
DESAIN EKSTERIOR
Secara desain, pada dasarnya Datsun GO+ Panca yang mengambil desain Multi Purpose Vehicle (MPV) dengan hatchback Datsun GO Panca ada basis sama. Bedanya, jok banjar ketiga Datsun GO+ Panca tidak sedia di dalam kabin GO Panca.
Tapi tetap saja, bila dilihat sekilas dari depan, mungkin orang akan salah sangka ajuk mobil ini sebagai Datsun GO+ Panca atas desain dengan bentuk grille ambang yang berpadu padan dengan lampu ambang dengan bumper memang masih sama.
Namun, bab desain (bagian) luar ini bagi aku merupakan salah ahad kelebihan Datsun GO Panca dibanding rival-rivalnya yang mengusung desain kurang membosankan.
Garis-garis desain Datsun GO Panca enak dipandang di cuilan ambang dengan ambai tegas bila dilihat dari samping. Nah, di cuilan belakang, sportivitas kembali diperlihatkan dengan aplikasi bumper buntut yang tampak segar. Penambahan diffuser dengan spoiler di cuilan buntut kembali yang pada akhirnya turut membantu membakar cuaca sporty saat melihatnya.
Bagusnya lagi, bila konsumen rendah puas dengan bab desain (bagian) luar ini, Datsun mencadangkan berbagai aksesori resmi yang bisa membuat penampilan Datsun GO Panca semakin mentereng.
INTERIOR
Masuk ke dalam kabin, tidak tampak perbedaan antara Datsun GO Panca dengan Datsun GO+ Panca. Bagi juru mudi bentuk cakra kemudi, panel indikator serta dashboard beserta sistem audionya dibuat sama dengan. Tampilan hal-hal tadi, dibuat sesederhana mungkin tapi enak dipandang serta mengedepankan ergonomi.
Penempatan dongkel perseneling di dashboard tengah dengan posisi dongkel rem parkir di mudik cakra kemudi sebelah kiri lagi secara langsung membuat kelapangan arakan ambang mobil ini memadai memuaskan. Ah ya, gaya dongkel rem parkir ini terkesan seperti mobil-mobil di era 1990-an.
Masalah akan kurang timbul saat mobil cukup diparkir, sebab, dongkel perseneling yang berada di mudik cakra kemudi sering kali menyentuh dengkul pengemudi.

Bagasi lapang di cuilan buntut lagi menjadi salah ahad kelebihan Datsun GO Panca. Dengan bagasi lega, penumpang bisa menempatkan berjibun barang. Koper ukuran cukup bisa dengan encer dimasukkan.
Legroom banjar kedua ala kadarnya untuk penumpang yang ada agung di tempat 170 cm.
PERFORMA
Mesin pun dinyalakan dengan deru mesin terdengar jelas. Kesenyapan kabin memang menjadi salah ahad kelemahan Datsun GO Panca. Suara mesin banyak terdengar jelas di kabin penumpang membuat kenyamanan kurang terganggu.
Gigi ahad dimasukkan, dengan mobil gandrung ke depan. Akselerasi awal mobil ini memadai responsif. Perpindahan gigi transmisi manual 5-speed di mesin HR12DE yang digendongnya terasa smooth.
Uniknya, untuk bab respon ini, aku merasa GO Panca kurang lebih agresif bila kita bandingkan dengan GO+ Panca.
Dan dengan dimensi panjang 3.785 mm, lebar 1.635 mm dengan agung 1.485 mm, Datsun GO Panca memadai lincah di ajak bermanuver. Aksi kemasukan selip di jalan pun bisa dilakukan dengan mudah. Begitu kembali saat layak memarkir di ruang sempit, tidak sedia kesulitan yang memadai berarti.
Jarak sumburoda (wheelbase) yang berada di angka 2.450 mm lagi membuat mobil ini becus memajukan kestabilan yang mumpuni. Melibas tikungan di kecepatan sedang, Datsun GO Panca tetap stabil.
Tapi saat layak berhadapan dengan tanjakan, pemilahan gigi rendah patut untuk dipertimbangkan. Karena bila menghadapi tanjakan cukup saja, Datsun GO Panca sering kali kekeringan nafas.
KESIMPULAN
Secara desain, mobil ini tampak ada keunggulan. Desain eksteriornya tidak membosankan dengan masih memancarkan aura baru nan stilysh. Ketika dipandang baik dari depan, samping ataupun buntut desain Datsun GO Panca tidaklah membosankan.
Begitu kembali di cuilan kabin, pemilahan warna dengan material sukses membuat mobil ini tampak tidak murahan. Di cuilan depan, posisi dongkel perseneling yang ditempatkan di dashboard dengan rem tangan di mudik kemudi membuat juru mudi dengan penumpang ambang mendapatkan keleluasaan saat sedia di dalamnya.
Bagasi mobil ini lagi termasuk kosong untuk ukuran mobil alit seperti Datsun GO Panca. Tapi legroom penumpang buntut terbatas.
Dan ahad lagi, masalah kelengangan kabin menjadi salah ahad keadaan yang layak segera dicarikan solusinya oleh Datsun.
Tapi masalah harga gaduh atas di antara Rp 85 - 99,9 juta.
Poin Plus
- Desain oke
- Kabin tidak terkesan murah
- Bagasi lapang
- Harga
Poin Minus
- Kesenyapan kabin
- Legroom untuk penumpang belakang
- Desain dengan posisi dongkel rem parkir
Sampai disini pembahasan perihal Berkencan dengan Datsun GO Panca 2015 - Review - Mobil123.com, semoga info ini dapat menghibur anda salam
tulisan ini diposting pada label test drive isuzu panther, review mobil suzuki ertiga, test drive isuzu v cross, , tanggal 10-09-2019


Komentar
Posting Komentar