Datsun 7 Days Challenge : Pantai Ngobaran dengan Pantai Nguyahan Indahnya Anti Mainstream - Review - Mobil123.com
Datsun 7 Days Challenge : Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan Indahnya Anti Mainstream - Review - Mobil123.com - hey, selamat siang berjumpa lagi dengan blog info review mobil terlengkap dikesempatan ini kita akan bahas hal tentang Seputar Review Terlengkap review mobil nissan grand livina 2019 lihat selengkapnya Datsun 7 Days Challenge : Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan Indahnya Anti Mainstream - Review - Mobil123.com Untuk menerima berita berita lain nya yg tentu menarik, mari kunjungi blog
Datsun 7 Days Challenge : Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan Indahnya Anti Mainstream - Review - Mobil123.com - hey, selamat siang berjumpa lagi dengan blog seputar review mobil terlengkap sesi kali ini kita akan bahas hal tentang review mobil terbaik Untuk menerima pembahasan pembahasan lain nya yg tentu terbaru, mari kunjungi blog reviewmobil7.blogspot.com
GUNUNG KIDUL – Untuk jumlah orang, mungkin berlibur ke Yogyakarta sudah mainstream. Namun kami sadar bahwa sedia banyak lokasi liburan di kota Pelajar tersebut yang faktual belum banyak dijamah.
Salah satunya adalah pantai Ngobaran dengan pantai Nguyahan yang terletak di kawasan Gunung Kidul. Kedua pantai tersebut letaknya bersebelahan dengan memiliki pesona alam yang berbeda satu sama lain.
Lantas keindahan apa faktual yang tersembunyi dari pantai tersebut? Tim ‘Datsun 7 Days Challenge’ langsung mengabah ke lokasi. Perjalanan masih dilakukan dengan menggunakan Datsun Go Panca dengan Datsun Go+ Panca yang masih belum dimatikan mesinnya mulai hari pertama. Membutuhkan tempo sekeliling 1,5 jam dari pusat kota Yogyakarta.
Rute mengabah ke lokasi tergolong cukup menarik. Menantang karena harus melintasi jalan perbukitan di gugus selatan Yogjakarta yang memiliki karakter jalan tanjakan dengan turunan berliku beserta diri jalan pas untuk 2 mobil. Namun menyenangkan karena kondisi aspal terbilang bagus dengan pemandangan alam yang artistik sepanjang perjalanan.
Tiba di pantai Ngobaran kami seperti deja vu. Pemandangan seputar pantai mirip dengan yang sedia di pulau Bali. Gugus pantainya tergolong terjal dengan ada Pura di bibir tebing.
“Dinamakan pantai Ngobaran karena menurut legenda, di sinilah lokasi Raja Kerajaan Majapahit terakhir, Prabu Brawijaya V memperapikan dirinya. Ngobaran itu sendiri diambil dari kata ‘kobong’ atau ‘kobaran’ yang artinya terbakar,” ungkap salah satu penjaga pantai di sana.
Prabu Brawijaya V memperapikan dirinya sendiri setelah memapas diri dari keraton bersama 2 orang istrinya karena menolak untuk masuk agama Islam oleh Raden Fatah, putera kandungnya sekaligus aru Demak I. Saat menemui jalan buntu, Ia pun memutuskan untuk memperapikan dirinya sendiri di salah satu puncak tebing.
Pantai Ngobaran adalah pantai dengan tubir agung dengan baru-batu curam. Meski pemandangannya bagus, namun hadirin tak bisa berdansa terlalu ambang dengan pantai mengingat ombak yang cukup tinggi.
Sementara itu Pantai Nguyahan tergolong lebih renceng mulut untuk hadirin karena memiliki bibir pantai yang lebih landai dengan tertutupi pasir putih. Namun, ombak di pantai tersebut cukup agung sehingga hadirin tak bisa terlalu jauh berdansa ke pantai.
Meski bukan liburan baru, namun pamor dari pantai Ngobaran dengan pantai Nguyahan belum sehebat pantai Parangtritis. ‘Kekalahan’ ini bahkan berhasil membuat pantai terasa lebih nyaman untuk disinggahi khususnya bersama keluarga.
"Tapi sebentar lagi bakal dibuat akses jalan yang lebih baik mengabah pantai ini. Beberapa investor pun mulai berdatangan dengan mulai melaksanakan pembasan tanah untuk dibuat hotel dengan fasilitas hiburan lainnya. Dalam tempo ambang lokasi pariwisata pantai di sini tak kalah dengan yang sedia di Bali," jelas petugas pantai tadi. [Adi/Ari/Idr]
Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter
Sampai disini artikel tentang Datsun 7 Days Challenge : Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan Indahnya Anti Mainstream - Review - Mobil123.com, semoga artikel ini dapat berfaedah pembaca terima kasih
tulisan ini diposting pada kategori review mobil nissan grand livina 2019, hyundai i10 2010, hyundai i10x, , tanggal 10-09-2019
|https://reviewmobil7.blogspot.com|reviewmobil7}
GUNUNG KIDUL – Untuk jumlah orang, mungkin berlibur ke Yogyakarta sudah mainstream. Namun kami sadar bahwa sedia banyak lokasi liburan di kota Pelajar tersebut yang faktual belum banyak dijamah.
Salah satunya adalah pantai Ngobaran dengan pantai Nguyahan yang terletak di kawasan Gunung Kidul. Kedua pantai tersebut letaknya bersebelahan dengan memiliki pesona alam yang berbeda satu sama lain.
Lantas keindahan apa faktual yang tersembunyi dari pantai tersebut? Tim ‘Datsun 7 Days Challenge’ langsung mengabah ke lokasi. Perjalanan masih dilakukan dengan menggunakan Datsun Go Panca dengan Datsun Go+ Panca yang masih belum dimatikan mesinnya mulai hari pertama. Membutuhkan tempo sekeliling 1,5 jam dari pusat kota Yogyakarta.
Rute mengabah ke lokasi tergolong cukup menarik. Menantang karena harus melintasi jalan perbukitan di gugus selatan Yogjakarta yang memiliki karakter jalan tanjakan dengan turunan berliku beserta diri jalan pas untuk 2 mobil. Namun menyenangkan karena kondisi aspal terbilang bagus dengan pemandangan alam yang artistik sepanjang perjalanan.
Tiba di pantai Ngobaran kami seperti deja vu. Pemandangan seputar pantai mirip dengan yang sedia di pulau Bali. Gugus pantainya tergolong terjal dengan ada Pura di bibir tebing.
“Dinamakan pantai Ngobaran karena menurut legenda, di sinilah lokasi Raja Kerajaan Majapahit terakhir, Prabu Brawijaya V memperapikan dirinya. Ngobaran itu sendiri diambil dari kata ‘kobong’ atau ‘kobaran’ yang artinya terbakar,” ungkap salah satu penjaga pantai di sana.
Prabu Brawijaya V memperapikan dirinya sendiri setelah memapas diri dari keraton bersama 2 orang istrinya karena menolak untuk masuk agama Islam oleh Raden Fatah, putera kandungnya sekaligus aru Demak I. Saat menemui jalan buntu, Ia pun memutuskan untuk memperapikan dirinya sendiri di salah satu puncak tebing.
Pantai Ngobaran adalah pantai dengan tubir agung dengan baru-batu curam. Meski pemandangannya bagus, namun hadirin tak bisa berdansa terlalu ambang dengan pantai mengingat ombak yang cukup tinggi.
Sementara itu Pantai Nguyahan tergolong lebih renceng mulut untuk hadirin karena memiliki bibir pantai yang lebih landai dengan tertutupi pasir putih. Namun, ombak di pantai tersebut cukup agung sehingga hadirin tak bisa terlalu jauh berdansa ke pantai.
Meski bukan liburan baru, namun pamor dari pantai Ngobaran dengan pantai Nguyahan belum sehebat pantai Parangtritis. ‘Kekalahan’ ini bahkan berhasil membuat pantai terasa lebih nyaman untuk disinggahi khususnya bersama keluarga.
"Tapi sebentar lagi bakal dibuat akses jalan yang lebih baik mengabah pantai ini. Beberapa investor pun mulai berdatangan dengan mulai melaksanakan pembasan tanah untuk dibuat hotel dengan fasilitas hiburan lainnya. Dalam tempo ambang lokasi pariwisata pantai di sini tak kalah dengan yang sedia di Bali," jelas petugas pantai tadi. [Adi/Ari/Idr]
Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter
Sampai disini artikel tentang Datsun 7 Days Challenge : Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan Indahnya Anti Mainstream - Review - Mobil123.com, semoga artikel ini dapat berfaedah pembaca terima kasih
tulisan ini diposting pada kategori review mobil nissan grand livina 2019, hyundai i10 2010, hyundai i10x, , tanggal 10-09-2019


Komentar
Posting Komentar