Harus Dieskpor, Limbah Baterai Kendaraan Listrik Berpotensi Jadi Masalah Baru - Berita Otomotif - Mobil123.com

Harus Dieskpor, Limbah Baterai Kendaraan Listrik Berpotensi Jadi Masalah Baru - Berita Otomotif - Mobil123.com - Hallo, selamat sore bertemu kembali dengan situs seputar review mobil terlengkap sesi kali ini saya akan bahas hal tentang review mobil terlengkap hyundai i10 2012 simak selengkapnya Harus Dieskpor, Limbah Baterai Kendaraan Listrik Berpotensi Jadi Masalah Baru - Berita Otomotif - Mobil123.com Supaya mendapatkan informasi informasi lain nya yang tentu terbaik, mari kunjungi blog

Harus Dieskpor, Limbah Baterai Kendaraan Listrik Berpotensi Jadi Masalah Baru - Berita Otomotif - Mobil123.com - Hallo, selamat sore bertemu kembali dengan situs info review mobil terlengkap sesi kali ini saya akan bahas hal tentang review mobil terbaik Supaya mendapatkan informasi informasi lain nya yang tentu menarik, mari kunjungi blog https://reviewmobil7.blogspot.com

 

 

TANGERANG SELATAN - Badan Pengkajian dengan Penerapan Teknologi (BPPT) menegaskan akan melakukan koordinasi dengan sebanyak Kementerian buat membahas pengerjaan limbah baterai kendaraan listrik.

Era mobil listrik diyakini telah akan bangat dimulai setelah disahkannya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 akan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai buat Transportasi Jalan. Sejumlah produsen kendaraan juga telah meneguhkan diri buat ikut serta dengan meluncurkan kendaraan listrik mereka.

Namun, pengerjaan limbah baterai era ini kelihatan masih belum bisa dilakukan di Indonesia sehingga berpotensi menimbulkan masalah baru adalah menumpuknya limbah baterai kendaraan. Untuk itu, BPPT akan melakukan koordinasi dengan sebanyak instansi terkait buat dapat mengatasi hal ini.

“Saat ini pengerjaan baterai belum bisa dilakukan di Indonesia. Ada beberapa regulasi yang harus dibicarakan. Kemarin telah dibicarakan dengan Dirjen Lingkungan Hidup, buat bisa mempermudah ataupun membreak down regulasinya. Jadi regulasi bisa dipermudah andaikata kita bisa tahu solusinya,” tegas Eniya Listiani Dewi, Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Informasi, Energi dengan Material (TIEM).

Dengan adanya regulasi baru, bukan tidak mungkin di masa depan, Indonesia bisa mengolah limbah baterai sendiri. Tentunya, bila limbah baterai bisa teratasi maka akan lebih mudah mobil listrik makbul di Indonesia.

“Setelah ini aku ingin ada road map buat kendaraan listrik ataupun taruk listrik seperti hybrid dengan PHEV. Kami ingin biar semuanya bisa berupaya buat mengurangi memasukkan Bahan Bakar Minyak (BBM)” tegasnya. [Adi/Ari]

 

Sampai disini info tentang Harus Dieskpor, Limbah Baterai Kendaraan Listrik Berpotensi Jadi Masalah Baru - Berita Otomotif - Mobil123.com, semoga ulasan ini dapat berfaedah kamu salam

 

 

tulisan ini diposting pada kategori hyundai i10 2012, nissan serena 2014, nissan serena bekas jakarta, , tanggal 10-09-2019

|https://reviewmobil7.blogspot.com|reviewmobil7}

 

 

TANGERANG SELATAN - Badan Pengkajian dengan Penerapan Teknologi (BPPT) menegaskan akan melakukan koordinasi dengan sebanyak Kementerian buat membahas pengerjaan limbah baterai kendaraan listrik.

Era mobil listrik diyakini telah akan bangat dimulai setelah disahkannya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 akan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai buat Transportasi Jalan. Sejumlah produsen kendaraan juga telah meneguhkan diri buat ikut serta dengan meluncurkan kendaraan listrik mereka.

Namun, pengerjaan limbah baterai era ini kelihatan masih belum bisa dilakukan di Indonesia sehingga berpotensi menimbulkan masalah baru adalah menumpuknya limbah baterai kendaraan. Untuk itu, BPPT akan melakukan koordinasi dengan sebanyak instansi terkait buat dapat mengatasi hal ini.

“Saat ini pengerjaan baterai belum bisa dilakukan di Indonesia. Ada beberapa regulasi yang harus dibicarakan. Kemarin telah dibicarakan dengan Dirjen Lingkungan Hidup, buat bisa mempermudah ataupun membreak down regulasinya. Jadi regulasi bisa dipermudah andaikata kita bisa tahu solusinya,” tegas Eniya Listiani Dewi, Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Informasi, Energi dengan Material (TIEM).

Dengan adanya regulasi baru, bukan tidak mungkin di masa depan, Indonesia bisa mengolah limbah baterai sendiri. Tentunya, bila limbah baterai bisa teratasi maka akan lebih mudah mobil listrik makbul di Indonesia.

“Setelah ini aku ingin ada road map buat kendaraan listrik ataupun taruk listrik seperti hybrid dengan PHEV. Kami ingin biar semuanya bisa berupaya buat mengurangi memasukkan Bahan Bakar Minyak (BBM)” tegasnya. [Adi/Ari]

 

Sampai disini info tentang Harus Dieskpor, Limbah Baterai Kendaraan Listrik Berpotensi Jadi Masalah Baru - Berita Otomotif - Mobil123.com, semoga ulasan ini dapat berfaedah kamu salam

 

 

tulisan ini diposting pada kategori hyundai i10 2012, nissan serena 2014, nissan serena bekas jakarta, , tanggal 10-09-2019

Komentar